Kamis, 03 April 2014

kembangan meramu hujan





meramu hujan berdebar gelora halilintarmu,
membuai senyap menggugah mimpi dini hari,
meruntuhkan pematang melintasi pusaran air,
meramu sendu rintik mengurai kemarau panjang,




meramu hujan berdebar gelora halilintarmu,
menulis lembaran pusaka berkasih kelam,
menuai pucuk ranting kering bertahta suaka,
meniti tebing mantra melintasi duka lara,
merajut deburan langit berkelebat awan
menjelma jejak satu kata usang tersulam,


meramu hujan berdebar gelora halilintarmu,
melukis pelangi jembatan penantian sang dewi,
menulis puisi daun kering terbang memeluk bayu,
menitis senandung pohon mahoni berbukit terjal,
menatah impian mengarungi belantara samudera,
 

*Kembangan - Rawa Belong,
flower Garden, 16 Nov 2009
 


.


Kamis, 19 Juli 2012

membuncah pemenuhan langkah purba

ketika langkah memuja
lembaran kitab purba
pertemuan Langit nan membumi
lukisan siang memuja malam
berpeluh benderang menitah kelam

ketika tatahan pusara
menyentuh kata berulam kosa
mencadikmu semalam
menggemintang
cakrawala tiada terbatas 

ketika sebutir kisah
kenikmatan
terperangkap
asa berkhayali
menuai purba
perbatasan
rahim
antahberantah

Rabu, 18 Juli 2012

bersetubuh titian belantara muffin cake-16

kembalilah, kembalilah Langit menabuh genderang
berperangai lantunan Tarian hujan menggema
langkah berpelikat kuasa-kuasa-
menyatulah, menyatulah menatah persimpangan
memanggilmu sang membinar tersesap lantunan
deburan Lautan pilihanmu-
Kembalilah, kembalilah, sang pujaaan antahberantah
menyatulah, menyatulah merapal mantra demi mantra
[its banana4U]

bersetubuh titian belantara muffin cake-15

perlahan detak jantung mengulam pertapaan usang
memanah mimpi membalut peraduan panjang-
 lukisan purnama melintasi warna bergaun aroma tanah
menjelma simponi kerinduan-
kerinduan menetak selat menjemput kasihmu
tiada terperi melangkah-
belantara aksara menderu mengubur
sayatan pedang bermata dua-
 seluruh tubuhku perlahan meruncing
menuai aliran darahmu ketika tersentuh gelora angin lautan -
ketika ujung sutera jemarimu
merentang paras memujamu sang membinar-
perlahan deburan ombakmu pasang
menenggelamkan ujung karang
menitah buih kenikmatan
[sanur beach]

bersetubuh titian belantara muffin cake-14

: Ya sakin khayali, A’ashek bakali sneen wala ghayrak bibali
Habibi, Habibi, Habibi ya nour el-ain, aah
Habibi, Habibi, Habibi ya nour el-ain, Ya sakin khayali
Agmal a’ouyoun filkone ana shiftaha ...
Allah a’alake allah a’la sihraha A’oyonak maa’aya ...
A’oyonak kifaya ... Tinawar layali [nb]

bersetubuh titian belantara muffin cake-13

wahai Gemintang: Lantunan simponi antahberantah
membiting makna mengulam noktah noktah bertuan -
sebongkah tanda menyeru syair mencadikmu
tergenggam mantra tertikam sudut peti RUHnya bersinggasana-
menggelora lautan pilihanmu memuja pertapaan
tepian ngarai melempar dentingan butiran sahara bersahaja-
serpihan pusaran melipat mantra menggema
memanggil jiwa jiwa kembara selaksa,
bertahta kekuatan persembunyian getaran ombak
 memecah ujung karang membahana makna
[nb]

bersetubuh titian belantara muffin cake-12

ketika kata berulam kosa tanpa makna
menjurai perlahan ujung langit melempar aksara
jingga nan menjingga,
 ketika lukisan pelangi menggenapkan warna
kerinduan nan bertahta tertenun benang
kenangan satu persatu,
ketika bentangan sayap laguna
menggema halilintar terseret hujanmu-
ketika tatahan Lonceng bergemericing
menjemput langkah memuja peraduan panjang-
ketika kelembutan satinmu menghitam
 terbalut tubuh telanjang meregang kenikmatan-
Ketika kuasa hembusan empat penjuru angin
menitis aroma buluh perindu-
ketika deburan ombak tersesap lautan pilihanmu
dilintasan zamrud khatulistiwa-
ketika semua satu disatukan tiada terhenti
penuh keabadian -

bersetubuh titian belantara muffin cake-11

*berjuta tahun memaknai penantian menjemputmu berpiala-
menggenggam tangan berbalut anggur nan memabukkan,
*melintasi cakrawala memetik untaian memerah dahaga-
 kenikmatan menjurai pertapaan membilah ranting mengering,
*simponi gelombang mayangmu menabur aroma bambu-
menikahi rembulan meronce langkah nan membumi,
*sekelumit mimpi setiap malam mengukir pertemuan kita-
menari gemilang menoreh lengkungan lukisan cinta abadi
*menitis bait bait persembahan memukau kesejukan savana berbanten- 

menggenapkan titian bermahkota kuasa serumpun makna 
 berkelopak sahara tenggelam perlahan-
 ketika tatahan mata menuai empat tingkatan sewindu peraduan makna-
*satu kecupan kasih menghantar langkah jukungmu menoreh-
berjuta cadikmu melukis kebisuan menggenapkan kebekuan-
*sebutir kerinduan tersesap Lentera matahari membunuh kabut-
melempar janji temali melingkari jemari *

dentingan tetesan embun pagi ini perlahan meremang 
tertetak secawan kehangatan membalut sebatang tubuhmu 
wahai kekasih keabadian *
segenap jiwa raga melukis kesetiaan tiada terhenti 
menimang sebutir kerinduan nan tertetaskan- 
 bertitah keabadian tersesap Lentera matahari 
membunuh kabut melempar janji temali melingkari jemari *

bersetubuh titian belantara muffin cake-10

ketika ufuktimur menyunting kekuatan antahberantah
terkesima diujung dentingan cahaya merona
menetak kelam malam,
ketika pusaran makna kerinduan mendetak
 memanggil namamu rembulan bertahta gemintang,
ketika buana membuka hari berjajar berjuta asa
 mengukir langkah pelukan dipowinatan selaksa,
 satu labirin perlahan menggaris langkah
bersinggasana tubuhmu dipertigaan
menjemput matahari nan berpeluh kerinduan *

bersetubuh titian belantara muffin cake-9

ketika nafasmu bersabda memuja belantara tertulis kalam membentang,
perlahan lukisan jiwa mencumbu tatapanmu menikam lukisan nan membinar
menggenapkan desah dinihari,
sentuhan alam semesta memecah gelombang lautan pilihanmu
memerah darah pusaran membumi,
tubuhmu merenggang akar memuja pohon merangkai ranting
mencumbu dedaunan kehidupan kasih abadi,
sekuntum jejak menghirup jejak mengalir tetesan kenikmatan
diujung peluh titian karang meregang, langit ulasan kitab purba
menoreh rahim pertapaan kesucian nan agung

bersetubuh titian belantara muffin cake-8

hamparan padang ilalang memerah tanda mencumbu parasmu membeku sukmaku,
meronce pusaran makna menitah lengkungan tubuh bergelombang awan bertahta keperakan,
dentingan hujan menggaris uraian mayangmu memuja aliran sungai kelembutan bermuara kasih antaberantah, sekelumit mimpi memotong persembahan bertahta merekah mendadu makna,
 hamparan peraduan panjang membasahi kerontang kerinduan nan mematikan

bersetubuh titian belantara muffin cake-7

ketika warna pelangi mengiasi langit membiru kasih antahberantah,
lengkungan maknamu menggeliat
desah nan mendesah memuja kenikmatan,
gelombang bertahta lautan pilihanmu memutih
serpihan mantra purba, tetesan tirta menggenang matamu
membening danau kasih,
lingkaran pelangi menghantar warna menetak busur
melempar anak panah,
perlahan langkah menggenapkan pertapaan keabadian
[nb]

bersetubuh titian belantara muffin cake-6

Kasih itu sabar ; kasih itu murah hati; tidak cemburu.
Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
Ia tidak melakukan tidak sopan- tidak mencari keuntungan
diri sendiri. tidak pemarah -tidak menyimpan kesalahan
orang lain. tidak bersukacita karena ketidakadilan,
tetapi karena kebenaran. menutupi segala sesuatu,
percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu,
sabar menanggung segala sesuatu.[cK]

bersetubuh titian belantara muffin cake-5

Muffin ala Ly Gunners *((^_^))*
Bahan: 500gr tepung segitiga, 345gr blue band
165cc air, 6 telur, 450gr gula halus, 1 sdm Baking powder
100gr choco chip ///

Cara membuat : - ayak tepung dlm tempat adonan - air ,
blueband dilelehkan. Stlh mdidih campurkn dg tepung yg sdh diayak.
 Biarkn dingin -stlh adonan dingin ,masukan telur ,
kocok dg speed 3 pd mixer slama 10 mnit. -
masukan gula halus n BP kocok dg speed 1 slama 5 menit. -
masukan choco chip ,aduk dg spatula. -
masukan adonan dlm cup muffin , panggang slama 25 menit.

bersetubuh titian belantara muffin cake-4

bentangan empat penjuru angin
kian menggenapkan kerinduan
 menikam tulisan sederet namamu
memuja relung jiwa,

bentangan empat penjuru angin
tersesap kerharuman tubuhmu
 beraroma bambu
menggenapkan titian birahi
sepanjang malam,

bentangan empat penjuru angin
menghiasi labirin pertapaan
cinta nan abadi,

bentangan empat penjuru angin
memeluk kekuatan berparasmu
cahaya rembulan,

bentangan empat penjuru angin
membakar dupa membara
menetak kebekuan
 kerinduan antahberantah,

bentangan empat penjuru angin
mengental tatahan menuai kesetiaan
nan kudus
[hq]

bersetubuh titian belantara muffin cake-3

ketahuilah: wahai ufukbarat pujaan hati
memuja rembulan bertaburan gemintang
menetak kelam malam,
wahai ufukbarat perlahan tetesan air matamu
kian membening,
 wahai ufukbarat mengguman
kubangan cahaya temaram,
wahai ufukbarat bernafas tersengal
meronce ringkikan antahberantah,
wahai ufukbarat bersenggama tangisan
berkumandang lantunan
melambai tangan ufuktimur
[noham]

bersetubuh titian belantara muffin cake-2

perlahan cahaya membinar matamu
meredup tersesap pusara antahberantah,
belantara kasih masih tersulam
penuh kenikmatan dihamparan
peraduan panjang nan beraroma bambu,
sentuhan jemarimu melukis parasku tadi malam
sepadan tarian hujan,
lengkungan tubuhmu menitah tungkai
 bersilang menenun aliran
sungai rintihan bersihir surga,
menggema tabuhan gemericing
liontin zamrud khatulistiwa
 menetak satinmu menghitam
[Hq]

bersetubuh titian belantara muffin cake-1

kukatakan dengan segenap jiwa ragaku:
aku telah jatuh cinta kepadamu dan menginginkan
menyatu bersamamu dalam makna demi makna,
dan akhirnya engkau merengkuhku
dalam pelukan cinta abadimu:
kemudian kita bercumbu dalam dingin puncakmu
bersetubuh nan membeku tiada terhenti
berpalung sagara anakanmu

meronce titian berlapis Raspberry cake-23

*Lantunan simponi desah jiwamu
tersulam membait puisi cinta keabadian/
 tetesan embun kenikmatan membasuh dinihari
melintasi lingkaran cahaya mengukir benderang/
*tatahan parasmu mengeja pasi
membiting kerinduan taiada terhenti/
kosamu berlarmu terbata menembus suratan
memerah pertapaan usang/
*kemarau membunuh makna semua menjadi hening
menggunting lipatan kebenaran membunuh lukisan berdarah/
*sebait puisi menoreh pecutan sebaris gelegar halilintar
mengkremasi tubuh semesta berkain keluhuran
[ty]

meronce titian berlapis Raspberry cake-22

*melukis pertapaan membalut warna pelangi temaram
memerah paras menuai seberang lautan pilihanmu /
*serumpun pedang berkilap tajam memberangus lecutan api
memerahkan cadikmu membahana antahberantah semalam /
*ketika kata memuja kosa mengalir lereng penantian
menuai lekukan tubuh Langit meremas muara kuasa selaksa /
*sebaris puisi kutatah kekuatan memutih belati tersayat
mengulam sendi membelah lautan dipenghujung tepian karang/
*menyentuhmu dalam kekuatan makna barisan medan berlaga
menyentuh titik terhakiki berpekik genderang bergada/
*ketika satu kosa tersesap untaian patahan puisi menggema
menapak detak nadi meronce pertapaan purba berkeranda/
*perlahan pucuk pucuk cinta bermekaran membalut asa
menimang arah memuja sihir surga membasuh cahaya /
[ty]

meronce titian berlapis Raspberry cake-21

*Lengkungan antahberantah memuja
sederet warna menjingga menuai makna
tersulam para butiran membening laksana
melukis tepian menghijau bergaris urat nadi
menyentuh sulaman dilingkaran kesejukan
membuka pintu menikahi jendela matahari

*ufuktimur menetak selimut panjang mata
memuja secawan kasih pagi bersimponi
cadikmu berkereta angin menitis perlehatan
jiwa selaksa kutipan benang benang tertenun
memuja gubahan telapak tangan menggaris
satu persatu tertimang belantara kekuatan

*dentingan hujan birahi menghantar halilintar
Memuja serpihan lekukan tubuhmu rembulan
Tersesap gemericing peluh memukau desah
Kerlipan gemintang menggenapkan kenikmatan
Meronce tebing terjal berkhutbah menjubah
Sapuan asa memuja kenikmatan nan membinar
Hamparan dinding memutih khandil saksi

*lantunan semesta menziarahi noktah memerahkan
Satu kata menjuntai kosa memeluk warna menguning
Bertahta kurusetra memecut kereta peperangan
Lukisan kesetiaan purba membiting perjanjian purna
Sekuntum makna lima kata menggema pertapaan
Menderu langkah tertetak kereta angin surga
Ujung jemarimu memeluk lingkaran altar usang
Menghela nafas malam mengejar kerlipan cahaya
Perlahan marliana kesetian menatah nisan keabadian
[ty]

meronce titian berlapis Raspberry cake-20

satu kalimat menghapus hujan/
satu kosa menikam tetesan embun/
satu kata mengalir mencumbu muara/
satu makna menyentuh sutera jemarimu
penuh keabadian

meronce titian berlapis Raspberry cake-19

dipenghujung senja melukis kemuning
bermusim gugur menabuh gemerisik
ujung ujung daun berbantal cinta keabadian/
pusaran gelombang menulis kata
memuja arah menikam kemudi
melukis jejak terjejak/

ketika langkah kita menyatu
antara perbatasan usang
menekuri pematang sawah
menyatu hembusan angin senja/
ketika tikaman ombak kian membuncah
tepian karang terjal memukau percikan
membuih menyatu lingkaran gaunmu
bertelanjang kaki/

satu kalimat menghapus hujan
menitah bentangan sang bayu
menghempas pertapaan
berurai tetesan tirta
antara bayangan /

sebutir perjalanan panjang
menuai lekukan tubuh semesta
berlorong hitam memutihkan/
[ty]

meronce titian berlapis Raspberry cake-18

menyentuh palungmu terdalam
menikam tebing terjal belantara kenikmatan
menyatu setiap tetes kerinduan namamu
bersimponi lantunan nada menuai cahaya
ufuktimur melukis ufukbarat memantul kasih
bertahta cinta bersinggasana keabadian
gemericing makna paripurna bermantra

meronce titian berlapis Raspberry cake-17

*merabung ujung Langit
menyatu bayangan
pemujaan dewa dewi/
*berdentang Lonceng
kekuatan semesta
mencumbu ujung bentangan
karang terjal/
*pelukan kerinduan semesta alam
menikahi langkah penantian
taman bunga-bunga bermekaran/
*senja bertaburan kasih rembulan
menghembus kerudung matahari/
*memujamu tiada terhenti
bersenggama kekuatan mendesah
antahberantah membarakan
keabadian//

meronce titian berlapis Raspberry cake-16

*merabung ujung Langit
mendesah tatahan warna
membiru lautanmu/
*menyatu bayangan pemujaan dewa dewi
meniti ujung bentangan karang terjal/
*simponi semesta alam melahirkan
sebutir takdir menetak lintang tatapan
kian membusur makna telanjang/
*saat pelukan alam meronce benang hitam
memutihkan benang terang benderang
kian membiting empat penjuru angin/
*lantunan pujian menjelma kidung
menikam jiwa penantian baka
menggenang makna hakiki/

meronce titian berlapis Raspberry cake-15

perlahan: kedua tanganmu melipat sutera jemarimu meremas Langit
mengukir cakrawala jingga nan menjingga,

perlahan1: melantun simponi mencadikmu melempar kekuatan anak panah
melesat penh kekuatan menetak busur menikam palung jantungku,

perlahan2: semburat ujung laguna mempersolek parasmu
menggemintang wahai sang tatahan singgasana,

perlahan3: menyentuhmu samudera lepas melukis gelombang 
mencinta ombak memecah karang membuih kenikmatan, 

perlahan4: membentang cahaya sang rembulan menitah arus surut lautan pilihanmu 
bertahta karang membahana senandung antahberantah,

perlahan5: meriap ujung mayangmu menghempas butiran putih pasir 
menebar pesona karang merindu kosa tanpa kata laksana [ty]

meronce titian berlapis Raspberry cake-14

memuja sebutir makna nan tertetaskan,
melalui taburan desah angin pegunungan
bentangan padang ilalang meranggas
puing-puing batang menghitam berarang
pucuk-pucuk menguning tertetak pertapaan
mendengus api pembakaran antahberantah
lukisan purba menghijau mengulam jantung
pusaran detak gemintang bertuan rasi

[trumbukarangalam: memuja batas vegetasi]


with: DI BATAS VEGETASI
[Feriyanto Arief]

duduk menung di sudut sepi
sambil timang detak yang terus bergeser
adakah waktu bisa ditebus
dari gadai sekian derajat ordinat

arah ini masih di titik yang sama
walau kontur kian tajam
hingga nafas sengal
saat tebing curam dan jurang kutemukan

harum edelweiss kering penuhi udara
satu dua tarikan tapak akan tercetak di dataran angan
adakah sebentar diam reguk aromanya
jejalkan di paru kemudian riang kubawa
ataukah sekadar kutandai di lusuh lembar peta
sedang berkali gemericik air hanya ilusi angin
di saat jerigen mulai kosong
dan dahaga makin mencekik?

diam terkapar di teduh cerukan
: luka kian nganga

fa, 28052012

meronce titian berlapis Raspberry cake-13

saat mengukir cakrawala
lintasan antahberantah
acnamu tenggelam mendesah
mencumbu relungmu
kian berbinar sempurna,

bentangan dua mutiara
menjulang kerlipan cermerlang
para manik manik sempurna,
Lukisan binarmu sempurna berkilau
menatah kerlipan makna bercahaya
sapuan kirana penuh kekuatan makna
berpendar menikahi alam semesta

meronce titian berlapis Raspberry cake-12

gemericing tabuhan melarung mantra
menuai aksara beraltar belantara kasih
semerbak menggumpal wangi dupa
melukismu bertitah sapuan cakrawala

pengguman menikahi sihir surga
mencumbu lengkungan warna membunga
cadikmu membahana tebaran ciptamu
larik-larik takdir menebar ruh terlahirkan
membuncah kenikmatan satu persatu

meronce titian berlapis Raspberry cake-11

*Lembayung menggenang
bersetubuh cahaya
menikam duri berkenduri/
*bentangan cinta menatah singgasana
keabadian matahari rembulan bergemintang/
*kepakan larmu berasa lengkungan
penantian bertaburan warna kesucian
antahberantah/

*perlahan balutan mata jiwa meremang
mencumbu pelukan tubuhmu bermakna/
*satu jejak membunuh senja bersukma aksara
menuai langkah berlabirin menggema warna
memerah kuasa tetesan Langit memuja/
*dua titian bersatu empat hembusan malam
menderu pusaran kasih merenda tarian hujan
berkecipak menghempas dinding tubuhmu/

*benderang ruang menyatu dinding memutih
taburan aroma birahi termaktub tetesan tirta
selaksa pemenuhan lambaian tangan/
*persembahan malam menghempas asa
tersayat kerinduan nan berkilat terhempas/

*berkumandang bentangan dua sayap laguna
menetak gemuruh kerinduan berkerudung/
*sapuan kecupan membasah bibir penantian
meronce lengkungan rembulan/
*satu gumpalan berbenang purba lelaki tua
berpelikat empat penjuru angin selaksa/

meronce titian berlapis Raspberry cake-10

*ketika Langit melukis warna
berbalut sutera bibir lautan pilihanmu
tersesap lengkungan membumi/
*aliran sungai kasih membiting tanda berparas surga
membening tatahan makna membinar semalam/
*perlahan jiwamu menyatu jiwaku bernafas satu
memburu padang padang terjal bentangan cahaya
mencumbu lengkungan tubuhmu menggemintang
bertelanjang kenikmatan tiada terperi/
*lantunan simponi sang alam raya
menghantarkan desah nan mendesah
memerah jelaga memuja pusaran membumi
bermuara samudera cinta bercinta/

meronce titian berlapis Raspberry cake-9

*ketika Langit melukis warna
berbalut sutera bibir lautan pilihanmu
tersesap lengkungan membumi/
*aliran sungai kasih meronce danau matamu
membening tatahan makna membinar semalam/
*lantunan simponi sang bayu
menghantarkan desah nan mendesah
memerah jelaga tebing terjal
bermuara samudera cinta bercinta/
*mencintaimu sembilan belas tatahan semesta
menggenapkan ratusan singgasana
mencandi bertahun antahberantah/

Selasa, 24 April 2012

triplle chocolate chesse-32

::triplle chocolate chesse-32

membentang bahtera purnama
menghiasi langit berjendela//
bertahta sepasang mata tertetak warna
malam lukisan tubuhmu berpelangi//
rinai hujan mencumbu cahaya
mengintip bilik jendela mimpi
tergenggam jemari meingkari kasih//
parasmu titisan bidadari
 menikam cakrawala tiada terhenti //

triplle chocolate chesse-31

:triplle chocolate chesse-31

kisah matahari
mencumbu rembulan
merenda gemintang//
kisah langit berhalillintar
berlembah membumi//
bertahta benderang
matahari keabadian
meronce berjuta kerinduan//

hamparan peraduan panjang
berpanggutan
kian menggelora makna//
Lukisan parasmu 
untaian gelombang ombak
menetak ujung karang//

berserpihan titisan 

menitah telingamu
mendesah purba 

tanpa kosa//
sang betapa 

menikam tiada terhenti
membinar berjuta makna 

danau mata//

Nuansa Bali Hotels-Resort-Anyer-
Besakih : 20:04:12/23:06

triplle chocolate chesse-30

:triplle chocolate chesse-30

meremang menghitung kerlipan gemintang
bersatu rembulan memuja malam//

meremang menghitung tetesan hujan
perlahan memuja perut membumi//

meremang menghitung hamparan
membutir pasir memuja ujung semenanjung
bertatah karang//

meremang perbatasan kematian abadi
penantian penyatuan jiwa//

triplle chocolate chesse-29

::triplle chocolate chesse-29


sebait makna: 

sebait kerinduan 
kian membuncah
menikam semesta alam//
lengkungan warna pelangi
tertetak membiru
mengalir tatahan jiwamu//

menjejak langkah memuja
perbatasan selat menikam
pemujaan berjuta rasa cinta//

kerlipan cakrawala
menaburkan kenikmatan
menetak sajak
terpesona dilidah//
menikahi ukiran
mencandi asa bertahta
menunjuk kekiri
tulang rusuk bermakna//


.

Jumat, 20 April 2012

:triplle chocolate chesse-28


::triplle chocolate chesse-28
:tatapan mata menghujam garis kian memutih

**meremang lukisan embun menetesi deru mendetak waktu//
meremang tertetak cahaya melingkupi makna menjalur//
meremang tatapan mata menghujam garis kian memutih//
meremang tatahan parasku kian memudar pelataran makna//

**meremang kalimatmu berdentang nadi dipelukan mata//
meremang rautan jemari melingkari detik kian mendetik//
meremang hujan kerinduan menuai biru menggebu kerlipan//
meremang ukiran arca penantian deretan waktu dipelukan //

**meremang melintasi rongga berpintu kerinduan tertetakkan//
merentang tangan merenda desah memenuhi cawan menjejak//


bedugul116:19:04:12/22:44:
Nuansa Bali Hotels-Resort-Anyer

Kamis, 19 April 2012

triplle chocolate chesse-27


:triplle chocolate chesse-27
:sepenggal sabda kidung agung

**bersabda nubuatan merenda butiran butiran
berbunga tarian bertaburan mutiara mutiara makna//
lingkaran tatahan kilasan melawat pertapaan
berpendar kirana cinta//

**menikam detak menoreh lukisan khandil
memuja cinta berkasih lautan pilihanmu//
berlambang Lintasan cakrawala
bertiup sang bayu
mengharumkan makna
memuja langit//

**kidung agung menggenapi pencerahan bumi
berpepadun para peyimbang antahberantah//
gemericing hujan terseret halilintar bermantra
pencerahan kitab usang//

**sepenggal kilasan cawan terpukau pemberkatan
bermahligai hamparan cinta melukis jiwa//
menggema kasih tatahan pembasuh separuh detak
Langit menuai para jiwa tergenapi membumi//

bedugul:18;04:12/10:42
Nuansa Bali Hotels-Resort-Anyer


.

triplle chocolate chesse-26

:triplle chocolate chesse-26
:seutas tulisan tertahirkan

para dedaunan tertiup sang bayu
menggelegar seutas tulisan tertahirkan//

terlipat dipucuk pohon kehidupan
beraoma wangi wangian
meniti tujuh anak tangga
membaca mantra//

alam berselendang anugerah
memberkati kehidupan//
membebat kerinduan
satu kosa lima kata tetesan surga//

sihir kemurnian surga
membasuh lengkungan paras dewata//
bentangan lentera memancarkan
kirana satu berkidung perjanjian suci//

merenda dua pendar
membahana ujung sutera
bermazmur//

matahari membuai rembulan
menggema ufuk timur-
rembulan mencumbu
matahari menuai ufuk barat //


.

triplle chocolate chesse-25

:triplle chocolate chesse-25
:perjalanan immamat memujamu


bergema ruwatan semesta
tersesap lukisan cakrawala
berlambang tanda mujizat
lengkungan parasmu
rembulan sang juwita//

berkumandang jubah satin
bermazmur menulis kekuatan
keabadian cinta //

ketika lukisan intan
bermahkota kasih
berpelukan asa
empat penjuru angin//

membirukan perjalanan
immamat
memujamu tiada akhir//

meremang keheningan
menghantar makna
bejana kekuatan Sang//
membalut kasih matahari
tersesap makna rembulan//



.

triplle chocolate chesse-24

::triplle chocolate chesse-24

ketika balutan tubuhmu
kekuatan bersenjata pedang
bermata dua//
satu ruwatan alam
menimang lautan pilihanmu
berjenjang malam
menyentuh angkasa//

tertatah awang awang
membening lengkungan
danau mata
kerinduan//

gemericing tatahan membesi
terpercik roman perjalanan
menjalur purba//
melecut tatahan
berkereta tarian perang
bertonggak membelah bayangan
meniti pengembaraan //


.

Selasa, 17 April 2012

triplle chocolate chesse-23

::triplle chocolate chesse-23

melecut tatahan berkereta tarian perang menghunus dua makna//
bernisbat dua kekuatan berkilap sayatan mengikat kuasa berkuasa//
ketika perlahan memuja bersedekap halilintar berserakan hujan berderai//

bentangan tubuh telanjang berbait dua mata pedang tajam mematikan//
satu putaran pergelangan tangan mengayuh pedang
meruntuhkan benteng-benteng perlawanan//

meremang kata kata bertahta makna
kembalilah, kembalilah//



------

triplle chocolate chesse-22


::triplle chocolate chesse-22
:menatapmu tiada terhenti

berdetak lantunan mata menitah langit menjulang asa memecah deburan ombak//
dipelataran sepi tertoreh kisah melecut jemari melukis tinta menghitam//
menjulang menara menebar cahaya menapaki tebing terjal senja//
gemericing kereta kematian menghantar arakan berkesah terik matahari//
pelukan semesta bersinggasana tiga warna mempesona cakrawala kehidupan//

persembahan makna bersabda kosa cinta bertahta keabadian meronce kisah terluka//
kerinduan menempa kesepian bemuara kesunyian tersesat kematian abadi//
pertapaan antahberantah menulis lingkaran berkuncup lambaian terhempas //


menjurai serpihan potongan puisi beraroma kematian abadi//
melantun simponi ntiada terhenti memuja ufuk timur menikam ufuk barat //
terhempas kehidupan berulam cinta//

seketika perjalananan memuja makna seribu kata cinta//
menatap matamu tiada terhenti saat engkau berkata kata//


-----

triplle chocolate chesse-21


::triplle chocolate chesse-21
:tajuk hari menggenapkan kematian

terkibar makna berkerudung
menikahi hembusan angin lautan pilihanmu//
satu pelukan kian memuja perjalanan
meranum kelopak semesta//
lengkungan tubuh gelombang
bersetubuh pujian mendesau
suatu ketika nan mengering para ranting//

bentangan cahaya menyelinap tajuk hari
menggenapkan kematian dihari esok//
bertahta empat kekuatan penjuru angin
tergenggam ujung jemari
menyentuh asa bermakna//
belantara ombak menuai serpihan
kian menghilang berbuih pantai panjang
kian tersesap//

langit merah saga memintal kerinduan
berhujan tangisan berbulir kenikmatan//
diperbatasan antahberantah mencandi kerlipan
menghantar layar terkembang//


----batavia: 16:0412/23:01




--

Sabtu, 14 April 2012

:triplle chocolate chesse-20


:triplle chocolate chesse-20
:puncak pegunungan bersetubuh dasar lautan

bertahta senja perlahan bersandar penuh kekuatan dilintasan pundak malam-
menuai makna meremang; hujan kata kata perlahan menitah buih berdesah diujung karang* - belantara lautan pilihanmu menebar pukat mencumbu ikan ikan mendayung jemari para penyu -

langit merenda serpihan kerinduan kian menikahi kasih tersuci keabadian -
berjajar para warna berbalut pelangi bersinggasana altar tersuci keabadian -
saat dua makna puncak pegunungan bersetubuh dasar lautan pilihanmu tersuci keabadian -

‎*perlahan untaian kerinduan menitis kemarin malam
menjelma sengatan benderang matahari hari ini tersuci keabadian --
menjurai sulur sulur kasih menggenggam dahan
memuja ranting cinta tersuci keabadian --


‎*berjajar kerangka benang demi benang terpintal bersisian kanan
mencadikmu menuai jemari lembayung tersuci keabadian --
bertingkat tertulis puisi berkosa kosa tanpa makna berjubah
penantian usang tersuci keabadian --


*bergetar lantunan simponi berhias sebutir kecupan
berkumandang lengkungan antahberantah tersuci keabadian --
lengkungantubuhmu menebar gelombang lautan pilihanmu
menggenapkan pertapaan tersuci keabadian --


*gemericing tarian hujan bersulang jenjang membahana
inti pelataran purba tersuci keabadian --
membuncah nada menetak ikatan
membentang semesta alam tersuci keabadian --


‎*memintal lembaran kitab purba maha paripurna
menetak sayatan lukisan lima kata tersuci keabadian --
setitik nafas menjulang titisan tiga layar memuja
kemudi lautan menikahi kerlipan lampu dermaga tersuci keabadian --

bertalu kerinduan menatap langit memeluk bumi
kian membuncah rona kekuatan semesta alam
bermakna tersuci keabadian --


*cakrawala perlahan meremang memuja ufuktimur
menisik secawan hati nan membasah tersuci keabadian --
satu langkah memuja ribuan pertapaan menjulang
kerinduan terpanjatkan makna tersuci keabadian --
sebutir mantra menetas tiada terhenti kian membuncah
merapal satu pelukan bersujud ribuan tersuci keabadian --

satu tarikan warna lukisan pemenuhan
ribuan pelangi menutup peraduan panjang tersuci keabadian --
perlahan tetesan embun diatas kitab purba
meronce luka beraltar tersuci keabadian --



taman anggrek:
14:04:12/ 17:22:

.

Jumat, 13 April 2012

triplle chocolate chesse-19


: bertahta triplle chocolate chesse-19

: bersetubuh sebilah mimpi

merinai bentangan kata
berhujan mata berkilau cakrawala//
perlahan tatahan kelam
bernafas menitah kosa kian berkarat//

belantara hujan
menikahi simponi malam
menitah perhentian hujan//
meniti rantai berpanggut kerapuhan
makna kematian abadi//
lengkungan semesta
memerah warna emas//

sebilah mimpi
membunuh aliran sungai
beraroma kesturi//
meriak aliran sungai
menderas mencumbu kuala//
gelombang bersetubuh lantunan
gemericing membidai
lautan pilihanmu//



.

Kamis, 12 April 2012

triplle chocolate chesse-18

:bertahta triplle chocolate chesse-18
kuncup bersemi bertonggak ranting kerinduan


pertengahan malam mengulam makna
berdekap menderap larmu//
bergelombang ikal mayangmu
memuja dinihari melebur gumpalan awan
kian berarak//

mendulang kuncup bersemi
bertonggak ranting kerinduan
merentang batang keabadian//
sebutir cinta purba bertahta

membalut kasih suci tersalibkan//
belantara langit menggenapkan
tarian hujan menikahi malam//



batavia: dalam makna:

mendulang kuncup bersemi
bertonggak ranting kerinduan
12:04:2012/17:46

triplle chocolate chesse-17


:bertahta triplle chocolate chesse-17
:berdetak berputar bertatah bersinggasana

mendetak makna sebelas menikam duabelas bercermin kasih keabadian//
mencumbu perbatasan lingkaran kian berdetak menoreh warna berpelangi//
deburan ombak mayangmu berputar merapal mantra berdetak//
lukisan purba bersinggasana pergelangan kesatriaan meronce hitam berputih//
ketika ufukbarat mencandi mimpi berhembus empat penjuru angin//
balutan raga menjalur makna tatahan jiwa bersemayam karang//


batavia dalam: berdetak berputar bertatah bersinggasana :
bulevar kelapa gading: La Piazza*12:04:12/17:22


.

triplle chocolate chesse-16

:bertahta triplle chocolate chesse-16
: perbatasan sepinggan malam

perbatasan sepinggan malam menulis kerinduan berbelati cinta//
menggema tetesan mata air berhulu sebutir memuja pesona//
berbaris dua labirin menikam ulu hati berpedang mata dua//
satu petikan tembang cinta terlempar kitab negeri satu malam//
sebongkah tirani mengukir belantara kuasa kematian abadi//
menitah kosa menyulam cinta menghunus pedang bermata dua//
berkumandang syahadat mencandi keabadian sang kekuatan cinta//


sepinggan:
dalam makna*

Rabu, 11 April 2012

triplle chocolate chesse-15


:bertahta triplle chocolate chesse-15
:mengulur seutas membilah berbalut tarikan

memeluk nafasmu mencumbu lengkungan menjulang//
meremang makna sang mega memintal benang harapan//
sebutir harapan mengulur seutas membilah berbalut tarikan//
hujan penantian panjang menggenapkan memutar sang bayu//
ujung suteramu mengukir tanda bersalib makna meronce//
setitik lengkungan membidai sayap terpatahkan kekuatan semesta//
satu persatu membuka lembaran tatahan kitab purba//

bertahta layang-layang
in the universe: one-Yunaiteddo
batavia: 12/04/12 :: 07:27



.

triplle chocolate chesse-14


:bertahta triplle chocolate chesse-14
:meronce lembaran sepinggan**

menikam pelataran senja berhembus angin barat//
berpanggut mayangmu menikam gelombang kelam malam//
sebutir bait termaktub kitab purba bersahaja//

meronce lembaran sepinggan makna merenda kerinduan antahberantah //
menghembus mantra bertiang memuja makna layar terkembang//
hujan kata menghantar deburan ombakmu memecah karang//
perlahan meremang mata mencumbu semenanjung kerinduan//


*sebutir makna: penuh kekuatan
dari adikku: Minie Kholik : Taipeh
batavia: 11-april-2012: 19:31



.

Selasa, 10 April 2012

triplle chocolate chesse-13



:bertahta triplle chocolate chesse-13

ketika langkah menikam
dua menggaris pertapaan
purba//
sebutir pelukan jiwa
merenda sihir surga
bersendratari asa//

membuai makna
membentang manta mantra
purba//

mencumbu butiran kasih
menjiwa keabadian
antahberantah//
dipenghujung kata kata
merajut tetesan mimpi
semalam//

benderang menggenapkan
berjuta makna
RUH kemuliaan//

perlahan gemericik gaunmu
mengembang kelopak lautan//
putaran membumi
menuai kebekuan
menuai dini hari//


.

triplle chocolate chesse-12

:bertahta triplle chocolate chesse-12

satu bentangan lingkaran
kian memutih bertahta
puncak tertinggi membeku//
hamparan butiran lingkaran
menghitam kesejukan
bersinggasana //

dentingan kesunyian menikam
memerah pesona kenikmatan
antahberantah//
dua bentangan lingkaran
kian menghampar aroma tanah
bertahta puncak tertinggi
membeku//

tetesan kenikmatan
kian membuncah
tersesap satu satu //


.

Senin, 09 April 2012

triplle chocolate chesse-11

:bertahta triplle chocolate chesse-11

serpihan kedua cadik bercumbu
melarik kekuatan belantara//
tatapan matamu bentangan tikam
meronce tebing menjulang//

menjejak desiran gelombang
membunuh ombak tertatih //
rembulan sekarat menggurat
kenikmatan cumbuan matahari//

senja langit diatas memerah
warna memutih berkirana//



.

triplle chocolate chesse-10

bertahta triplle chocolate chesse-10

saat senja
langit diatas
memerah warna
memutih berkirana//

hembusan angin barat
melumat gelombang
lautan pilihanmu//

merangkai langkah
menjejak kerinduan
mencumbu
lekukan tubuh
membumi//

simponi antahberantah
menggelora ikal mayangmu
bermandikan birahi
membahana//

merangkai butiran desah
mengecup bibir bertelanjang
setiap tarikan nafas//

deburan ombak
menitah kelam malam
tertetak kerlipan
menara lautan//

mendesah gemericik tirta
tertikam palung
membelah dua tebing//

mendaki putaran makna
menjulang puncak tertinggi
mahameru//
diperbatasan Langit
kian meronce kenikmatan
membumi//


marlianabeach:
09:04:12// 18:12:


.

triplle chocolate chesse-9

:bertahta triplle chocolate chesse-9

tiba-tiba mataku
terkena debu dan
aku tidak dapat melihat
dengan seketika
semua menjadi gelap!!! **

dengan sigap tanganku
melempar kemudi
menuju garis haluan,
kemudian menoleh
menuju buritan --

wahai sang rembulan,
** berikan cahayamu
untuk menerangi perjalananku **

kemudian perlahan semilir sang bayu
bertiup penuh kelembutan
eraroma malaikat cinta
menyentuh relung jiwa
membuncah raga

** sebutir kecupan
menitah pertapaan purba **



.

triplle chocolate chesse-8

:bertahta triplle chocolate chesse-8

menatah kekuatan
bermakna termakna: satu -
ketika semua impian menjadi kenyataan //

berguman pengguman:dua-
ketika makna kepemilikan
bermakna tiada kepemilikan//

bertahta tahta: tiga -
ketika menyatu lintasan cakrawala
bertahta kesejukan menetah keteduhan //

*melintasi perbatasan
zamrudkhatulistiwa*



.

triplle chocolate chesse-7

:bertahta triplle chocolate chesse-7

Langit memuja
makna gemerlapan bertitah
pengarungan belantara antahberantah**

seperti kata pepatah kitab-purba--
melintasi perbatasan gemerlapan malam
* GardenPalaceHotel*



.

triplle chocolate chesse-6

:bertahta triplle chocolate chesse-6

baiklah,
katakan kepada alam semesta --
katakan semuanya

penuh suka cita,
kepedihan serta kebekuan dan
berlinang airmatamu--
aku tahu semua adalah perjalanan panjang
melintasi berliku
pertapaan membuncah jiwa menikam raga*

sekeping makna terhantarkan
membelah antahberantah

saat itu,
senja kemarin masih begitu mengental
dalam tatahan angan mencandi laksana--
seperti berjajar kursi kursi
melingkari meja bertahta
secangkir kopi nan engkau pesan--

*perlahan senja kian meredup
mencumbu bibir kelam malam --
hujan kata kata memberangus
tetesan tirta jiwa kian membeku
laksana **in:Ritz



.

triplle chocolate chesse-5

:bertahta triplle chocolate chesse-5

menggaris kekuatan
berpelupuk semesta
menitah warna
lengkungan pelangi//

merenda kelopak
rembulan menuai makna
bercadik kian merekah//

hamparan putih
membentang makna
hitam menggaris
menatah kekuatan
tergenggam//

merenda kelopak rembulan
berpalung kekasih abadi//
menetak kelam
tersayat lantunan
gemerisik malam berkarat//
menikam desah kerinduan
berpasi mata menjelma paras
dinihari//
menjelma engkau wahai
penjelmaan melaksana
dahaga
//

terang menikam benderang
bertahta desah kerinduan
menimang kebekuan//
lengkungan cahayamu
kian memuja pertapaan
melingkupi jiwa kembara//
kekuatan anak panah
menetak busur setiap gelap
menjejak tebing tebing terjal
nan terlampau//


.

triplle chocolate chesse-4

:bertahta triplle chocolate chesse-4

sebutir mimpi mengikat
tiga kembang setaman
dipelukan mega//
semalam gemintang
melingkari jenjang
bertaburan gemerlap
beruga//

kedua sayapmu
membentang cinta
menggaris larmu
meniti temaram//
mendesah lengkungan
jantungmu terpanggut
deras aliran sungaiku//
membuncah arcamu
terpahat seutas
geliat ufuk timur//

menetak kelam
tersayat lantunan
gemerisik malam
berkarat//
menikam desah
kerinduan berpasi
mata menjelma
paras dinihari//
menjelma engkau
wahai penjelmaan
melaksana
dahaga//


*re


.

triplle chocolate chesse-3

:bertahta triplle chocolate chesse-3

simponi lautan pilihanmu
menggeliat membiting
setetes dahaga//

bertahta sepasang laut purnama
kian mengundang ombak
bersendra tari
berlandai//

serpihan bermakna
lantai pasir
menjurai tebing terjal
kehilangan
karang//

bertahta perburuan
makna menimang buruan
gelombang memecah
kekuatan//

mencumbu keheningan
upacara kematian
bergulir//

membulir sepasang sayap
airmata menoreh
lembah-lembah penantian
usang//



.

triplle chocolate chesse-2

:bertahta triplle chocolate chesse-2

menitah cahaya rembulan kian terbebat //
melintasi perbatasan makna menjurai langkah//
membiting tebing terjal kasih
bersetubuh gelombang memecah karang//



.

triplle chocolate chesse-1

:bertahta triplle chocolate chesse-1

menikahi makna
bercadik lautan pilihanmu//
merenda
berjuta pelukan
kerinduan
bersinggasana jenjangmu//
meremang cahaya rembulan
menitah pertapaan
darah mengental
memerah//

bentangan tubuh telanjang
merasuki asa cinta abadi
laksana berkalbu//
menjejak gelombang
mengarungi gelora
menuai maut
berhakiki//


.

Flamenco-10

:menikam Lentingan flamenco-10

meremang langit merah muda
berdesah menjingau hatimu//
terbetik rongga kerinduan
membuncah paras belantara kasih//
merambat rautan perjamuan
menuai relung membingkai altar//
terpekur meningkahi tetesan hujan
meratapi lengkungan membumi//

menulis kesunyian
menjelang lilitan
selendang gemerlapan//


.

Flamenco-9

:menikam Lentingan flamenco-9

membulir kerlipan gemintang
menikam perbatasan//
melukis dasar samudera
mengering airmata
bertahta hembusan angin//
membening sukma
tersalib setiap nafas
bertahta asa //
meremang lembar amanah
berbait mausliyah
tergenapkan pertapaan//


.

Flamenco-8

:menikam Lentingan flamenco-8

belantara menetas
kesunyian
padang gersang
penghujung dinihari//

memburai setetes embun
berbenih firman
menuai makna
sulung
terkekalkan//

mendetak nafas
memburai amanah
sebutir pertobatan
satu mausliyah//

menjejak langkah
menjampal tebing
menikahi keabadian
mencumbu keabadian
melahirkan kebadian//

meremang
lembar
amanah
berbait mausliyah
tergenapkan
pertapaan//



.

Flamenco-7

:menikam Lentingan flamenco-7

membentang amanat
khalifah
menikam makna
Langit membumi//

menjulang
pertapaan gunung-gunung
penghianatan
memudarkan warna jiwa//

meruntuh kerindukan
menebar kasih
meraih kemuliaan
semesta//



.

Flamenco-6

:menikam Lentingan flamenco-6

menitah deburan lautan pilihanmu
bertabuh ombak memintal karang

membelenggu malam satu ruang
bermimpi tebing menjulang usang

per4an memerah:
purwokerto:22:13



.

Flamenco-5

:menikam Lentingan flamenco-5

menitah rekahan panggung
bertahta kerlipan cahaya semesta//
membentang syair
rembulan meniti gelap
jejak berparas asa//
menuai pertanda kian merenta
bertirus wajah antahberantah//
dentingan langit
merenda selaras
bagian kehidupan membumi//



.

Minggu, 08 April 2012

Fiateluxbe



:Fiateluxbe

menggaris kekuatan berpelupuk semesta//
menitah warna lengkungan pelangi//
merenda kelopak rembulan
menuai makna bercadik kian merekah//

hamparan putih membentang makna hitam//
menggaris menatah kekuatan tergenggam//
merenda kelopak rembulan berpalung kekasih abadi//

menetak kelam tersayat lantunan
gemerisik malam berkarat//
menikam desah kerinduan berpasi mata
menjelma paras dinihari//

menjelma engkau wahai penjelmaan
melaksana dahaga//

seketika makna terang menikam benderang//
bertahta desah kerinduan menimang kebekuan//
lengkungan cahayamu kian terlingkupi
memuja pertapaan//

kekuatan anak panah menetak busur
menjejak tebing tebing terjal terlintas kegelapan//



.

Kamis, 05 April 2012

Flamenco-4

:menikam Lentingan flamenco-4

menitah pengembaraan
membasuh relung jiwa
bertahta kerajaan cinta//

menuai antahberantah
dipelukan hembusan
empat penjuru angin
bersihir surga selaksa//

menatah arti kerinduan
terhenti
memukau dermaga
taman cinta berkasih//

melukis paras rembulan
bersinggasana bidadari//
sang pujaan
bermakna
sebutir bait
bait cinta keabadian //


.

Flamenco-3



:menikam Lentingan flamenco-3

serpihan matahari
menggaris satu persatu
pertapaan usang
satinmu//

Langit tiada terhenti
mencumbu paras rembulan
menetak kelam
malam//
menitah tiga titisan
meronce kekuatan
menjulang makna
pertapaan suci//

mengalir setetes darah kasihmu
mengulam samudera kasihku
bertahta penyejuk jiwa//
menjelma detak menunggu waktu
bersinar rembulan bermakna//

mengulam makna
daun daun berguguran
satu persatu//
membuncah
tunas tunas tumbuh
bersinggasana
sampai waktu-ku//

lintasan makna
menetak garis
melukis hitam
menarik putih//


purwokerto
lintasan-II
05:04:12
12:14:11



.

Flamenco-2

:menikam Lentingan flamenco-2

gemericing lantunan simponi
menggenapi altar bermakna//
ketika sutera jemarimu
tergenggam melintasi lengkungan
berpintu//

belantara kasih
menggumpal penuh kenikmatan
benderang ruang kehangatan//

melukismu tiada bercakrawala
empat larmu mengepak satu
kemegahan empat larmu//

mengguman sihir surga
lengkungan cadikmu membahana//
memerah warna membakar pendupaan
menebar aroma cinta keabadian//


.

Flamenco-1

:menikam Lentingan flamenco-1

bertitah sri
bergemintang
membentang pesona
menetak kelam
bersetubuh malam//

berkilau hamparan berpasir
lautan pilihanmu
meliat keelokan pinggang//

serpihan gelombang
melempar ombak
membuih ujung karang
merenggang//

simponi tarian hujan
mencumbu tirai jenjangmu
telanjang//

hembusan empat penjuru angin
kian menggenapkan pertapaan
usang//


.

Rabu, 04 April 2012


:membiting Black forest-30

membentang subuh
berkumandang
menutup isya //
menikam pertengahan
menjulang djuhur
menggema//
meredup asyar
memukau jingga
magrib
membahana//

satu merenda hidupmu
satu bertahta hidupmu
singgasana keabadian//


.

Black forest-29


:membiting Black forest-29

merangkai binar
melingkari makna
berjalur membinar//

membinar lautan pilihanmu//
membinar teluk pilihanmu//
membinar tanjung pilihanmu//
membinar karang pilihanmu//


.

Black forest-28


:membiting Black forest-28

menikam lentingan
sang tirta mengalir
memuja muara//
menikam makna
berdesau
terpateri
sang bayu//

menikam bara
meretak lengkungan
berpalung
sang tanah
merekah//

menikam lautan
bertahta kesunyian
deburan ombak//
menikam padang
tiada berilalang
tertetak hamparan//

menikam cadikmu
termakan sumpah
mengatup
kedua telapak tangan//
menikam detak nadi
melintang membumi//


.

Black forest-27

:membiting Black forest-27

menggema matahari
kekuatan aroma rembulan
menjelma malaikat cinta//

cahaya matahari cahayaku-
cahaya rembulan cahayaku-
cahaya gemintang cahayaku//

cahaya Sang cahayaku-
cahaya ibunda alam cahayaku//

Selasa, 03 April 2012

black forest-26



:membiting Black forest-26

menikah keabadian
menjelma perseteruan
berbunyi musuh
berselimut
dharma//

kata memuja kosa
tertetak makna bayangan
menjejak makna//

menikam RUH fana
terlahir baqa
memuja kematian abadi//

menghampar samudera
mengejar bayangan
menitah pujian
Sang//

menikah keabadian
menjelma Jati dharma
menetak Kula dharma//

menjulang kitab usang
tatahan alam semesta//


.

black forest-25

:membiting Black forest-25

tetesan nafas
bersetubuh ratusan
mendepa tubuh
telanjang//
gemericing kereta bertahta
hujan menggenapkan makna
dipelukan membumi //
membening noktah
bayang bayang
menulis lembar
kitab
usang//
lingkaran langit
berpayung
alam mengggema
persembahan kata
bermakna
membumi //


.

black forest-24


:membiting Black forest-24

tetesan nafas bersetubuh ratusan mendepa tubuh telanjang//
gemericing kereta merenda kematian berpeluh keabadian//
mengental darah menggores dua mata pedang berkilat makna//
penghujung kosa membunuh kesepian hutan belantara//
sebait puisi menguliti tubuh bernoktah bayang bayang mata//


.

black forest-23

:membiting Black forest-23

tetesan nafas bersetubuh
ratusan mendepa tubuh
telanjang//
gemericing kereta berkuda
menitah pedati berlari//

bergetar pujian semesta
merenda warna memerah
tersalibkan//




lingkaran suara berkumandang gaib
meronce warna putih keabuan//
mengental darah
menjulang jejak berlari
melukis kesaksian beraltar//

setetes kata kata
tiada berkosa
beriana
makna //


.

black forest-22


:membiting Black forest-22

ibunda alam menoreh kitab
kemarin malam
mencumbu dinihari
menikam pertengahan matahari//

ufuktimur merembak kelopak usang
ufukbarat bersembilu mata berpandang //
meronce makna dua mata pedang terpasung
putaran makna kesunyian//

menggelegar halilintar merintih
belantara hujan bermata makna//

seketika membuncah
deburan ombakmu
mencumbu relung hati
berkuala//


.

Minggu, 01 April 2012

Black forest-21


:membiting Black forest-21

sinar matahari kian memerah makna
menikam perbatasan senja menjingga
terbunuh kelam malam tertatih mega
memeluk lengkungan birahi rembulan

sebutir pertapaan tergadai dipelukan
warna kelam mencumbu palungmu

langit terbakar kerinduan kian merapal
menghisap aroma buluh bersatin makna

deburan lautan pilihanmu membiting birahi
menuai dermaga berkaram melempar sauh
deburan ombak kian bertahta membuih
membunuh pertapaan karang tiada terhenti


.

Black forest-20


:membiting Black forest-20

sebutir makna membinar
tertatah dipelataran
jenjangmu kian berkilau//
ketika cakrawala menikam
warna senja kemarin
perlahan tertetak
kelam malam menghilang//

putaran makna meremang
diperbatasan kuasa sang
bertahta karang//

jejakmu menikam guratan
membulir warna tirta berjalan//
ketika anak panah menetak busur
membelah kanvas//

sutera jemari melingkari kasih
berkuas mencampur warna cinta selaksa//
bersinggasana guratan gelombang lautan
berbuih memecah ujung karang//
ketika warna bercampur kenikmatan
antahberantah kian menggurat
pertapaan purba //


batavia: 01/04/12
::18:53:02
Renny Re-Chan Rumhil


.

Black forest-19


:membiting Black forest-19

menatah dalam mata
menitah luar jiwa
menyibak makna //

bersusun makna
melintasi perbatasan
bersembilu mata //

menikam satu pandangan
menikahi kosa
kian membinar //
sRHdipoo-5


.

Black forest-18


:membiting Black forest-18

menatah dalam mata
menitah luar jiwa
menyibak makna //

memenuhi lantunan
ruang hati kian benderang
menitah makna//

menetak kebekuan
bersimpuh bara
kehangatan menjulang //

menikam jendela tertutup
memburai pintu terkunci //
sRHdipoo-4

.